Dalam berbagai perlombaan atau pertandingan seseorang berantusias dan ingin memenangkan sebuah pertandingan tersebut. Dalam perlombaan tersebut
semua peserta adalah saingan atau sandingan bukanlah musuh bagi antarpeserta.
Sebuah
kekalahan bukanlah akhir segalanya bagi mereka yang bermental dan berjiwa
petarung karena bagi mereka selalu ada waktu tersisa untuk melakukan perbaikan.
Kegagalan hari ini hanyalah ujian untuk lebih mengetahui sejauh mana kemampuan
yang mereka miliki. Dan lebih buruk lagi adalah cara mencari kemenangan
yang tidak sesuai dengan aturan permainan itu. Kemenangan menjadi bahan cemooh
karena ketidakjujuran kita dalam menjalankan permainan.
Bagi
orang orang yang bermental sempit dan mendewakan arti kemenangan etika dan
moral adalah urusan yang kesekian karena bagi mereka kemasyhuran dicapai dengan
menghalalkan segala cara. Seharusnya bertandinglah
dengan cara yang sehat.
Dalam
menjalani sebuah pertandingan kita perlu banyak belajar pada master beladiri
bagaimana mereka menaruh respek pada lawan lawan mereka karena bagi mereka
lawan tanding itu adalah teman yang telah memberikan kesempatan kepada kita
untuk meningkatkan ketrampilan dan kemampuan kita.
Mereka
begitu menikmati pertarungan karena dibenak mereka telah tertanam bahwa
mengalahkan lawan sebenarnya adalah mengalahkan diri sendiri. Mengalahkan ego
diri sendiri adalah kunci agar kita tidak risau dengan kekalahan. Kita bisa
melihat kemapuan diri sendiri tentunya harus ada lawan sebagai tolak
ukurnya.
Sudahkah
kita menengok kemampuan dan kapasitas kita untuk memperoleh kemenangan sehingga
kita menggebu untuk meraihnya. Kita harus sadar apakah kita sudah layak untuk
itu sehingga harus meratapi sebuah kekalahan.
Mari
lebih menikmati sebuah perjuangan dalam pertarungan karena tujuan akhir dari
setiap pertarungan bukanlah kalah dan menang. Ada hal yang lebih asasi untuk
menghasilkan hati yang tenang dan membuat kita lebih dewasa menjalani hidup.
Nikmatilah setiap usaha tanpa merisaukan hasil akhirnya karena semua hasil
akhir sudah ada yang menentukannya.
Kalah atau menang itulah urusan paling akhir, yang penting kita telah
berusaha semaksimal mungkin dengan disertai Doa. Manusia hanya wajib Berdoa-Ikhtiyar-Tawakkal. Yang menang jangan SOmbong, yang kalah jangan Frustasi . Tetap Semangat sebagaimana pahlawan kita yang selalu tetap semangat.
